
Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter sepanjang koridor Jakarta hingga Cirebon, Jawa Barat. Dari ketinggian, Ia memantau langsung situasi lalu lintas dan mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.
Pemantauan udara yang dilakukan bertujuan untuk mengawasi efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan, terutama di sepanjang jalur tol Trans Jawa dan jalur arteri Pantura. Dari hasil pengamatan, Irwasum mencatat adanya kepadatan tinggi di ruas tol Cikampek-Kalikangkung dan Brebes-Palimanan.
Sementara itu, di jalur Pantura Cirebon–Losari, kendaraan roda dua mendominasi hingga 70% dari total volume kendaraan yang melintas. “Kami menemukan sejumlah pengendara memaksakan diri melanjutkan perjalanan dalam kondisi lelah. Ini sangat berisiko dan bisa berakibat fatal,” kata Dedi dikutip Jumat (28/3/2025).
“Saya imbau seluruh pemudik untuk memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan. Jangan terburu-buru, utamakan keselamatan. Petugas di lapangan juga telah diperintahkan untuk lebih aktif mengingatkan para pemudik,” tambahnya.
Pada kunjungan ke Pos Terpadu KM 188 Palimanan, Irwasum meninjau langsung kondisi lalu lintas serta pelayanan petugas. Hasil evaluasi menunjukkan lalu lintas padat merata, baik di jalur tol maupun arteri. Terpantau masih ada truk yang parkir di bahu jalan, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta pelanggaran overcapacity pada kendaraan roda dua.